BUMN Bangun 3 Sekolah Di Hualoy-Tomalehu

SERAM BARAT– Tiga sekolah yang terbakar di Desa Hualoy dan Tomalehu akibat konflik yang melibatkan tiga desa di Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat beberapa waktu yang lalu mulai dibangun.

Dimulainya pembangunan ketiga sekolah, SD Negeri 2 Hualoy, SD Negeri Tomalehu dan SMP Negeri 4 Amalatu, ditandai dengan peletakan batu pertama yang diawali oleh Pembina Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri, Hambra Samal di Desa Hualoy dan Tomalehu, Seram Barat, Kamis 6 Februari 2010.

Setelah Hambra Samal, peletakan batu pertama juga dilakukan Ketua Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri, Harjawan Balaningrath, Wakil Pemerintah Daerah, Asisten 1 Bidang Kepegawaian dan Kesejahteraan Rakyat, Seth Selanno, PT Semen Tonasa, Andy Muhammad Said, Head Area Operation Bank Mandiri, Ibrahim, Perwakilan Bank BNI, Anggota DPRD Maluku, Turaya Samal, dan Wakpolres serta Dandim Kabupaten Seram Bagian Barat.

Dalam kesempatan itu, Hambra Samal yang sekarang adalah Wadirut Pelindo II memberikan pencerahan kepada masyarakat dan siswa-siswi untuk memaknai arti sebuah perdamaian. Mereka mengajak masyarakat untuk hidup berdampingan dan terhindar dari konflik berkepanjangan yang dapat merugikan semua pihak, termasuk dunia pendidikan.

Sementara Ketua Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri, Harjawan Balaningrath berharap, pembangunan gedung sekolah yang terbakar ini bisa kembali mengakomodir siswa-siswi dan mereka mendapatkan tempat belajar yang layak.

Dikatakan, seluruh biaya untuk merenovasi tiga sekolah di Desa Hualoy dan Tomalehu tersebut merupakan bantuan dari Bank Mandiri dan BNI 46, yang nilainya sesuai perkiraan, cukup besar.

“Pembangunan gedung sekolah ini sekitar enam sampai tujuh bulan. Semoga adik-adik kita bisa menempati sekolah yang lebih layak,” tandasnya. (Berandaterkini.com/YBUHN)