BUMN Salurkan Rp 3,04 Miliar Bantu Pengungsi Gempa Maluku

Deputi Bidang Infrastruktur dan Bisnis, Hambra Samal dan Ketua Yayasan BUMN Untuk Negeri Harjawan Balaningrath serahkan bantuan kepada RS Darurat Dr Ishak di Maluku.

AMBON– Sebanyak Rp 3,04 miliar dana telah disalurkan BUMN untuk membantu pengungsi terdampak bencana pasca gempa yang melanda Maluku dua pekan lalu, khususnya yang terjadi di Kota Ambon, Maluku Tengah (Malteng) dan Seram Bagian Barat (SSB).

Dana yang disalurkan melalui BUMN Hadir Untuk Neeri ini dipercayakan kepada PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebagai koordinator Posko. “Kami telah mendorong BUMN untuk bergerak cepat, mengerahkan semua sumber daya yang ada sejak hari pertama dan mengawal hingga akhir. Apapun bantuan yang mendesak bisa dipenuhi dengan segera, selanjutnya dilaporkan ke posko BUMN untuk dimasukan ke database,” kata Deputi Bidang Infrastruktur dan Bisnis Kementerian BUMN Hambra Samal di Ambon, Sabtu (12/10/2019).

Dikatakan, lewat dukungan Kementerian BUMN, bantuan dapat tersalur lewat sejumlah perusahan BUMN yang bergerak diberbagai bidang jasa dan bisnis di Maluku

Usai melakukan peninjauan ke lokasi-lokasi tenda pengungsi di dusun Batu Dua negeri Waai dan dusun Lengkong Negeri Liang Kecamatan Salahutu Kabupaten Malteng dan mampir menyerahkan bantuan obat-obatan ke Rumah Sakit (RS) darurat Dr Ishak di posko induk Universitas Darusallam (Unidar) Tulehu, Hambra Samal sebelumnya membagikan 1000 bungkus makanan dan trauma healing di dua dusun tersebut.

Kepada awak media Sammal mengatakan, dalam kurun waktu dua pekan lewat BUMN Hadir UntukNnegeri telah terhimpun bantua dengan nilai Rp 3,04 Miliar. Bantuan tersebut berupa uang tunai, barang dan jasa yang telah didistribusikan ke 51 titik lokasi pengungsian warga korban terdampak gempa yang tersebar di 3 wilayah yakni, Kota Ambon, Kabupaten Malteng dan SBB.

Dalam pendistribusian kata Samal, selain melalui Posko BUMN Hadir Untuk Negeri Tanggap Bencana yang berada di Kota Ambon, penyaluran juga dilakukan langsung oleh perusahaan BUMN ke titik-titik lokasi terdampak gempa.

Diakuinya, dengan kondisi lokasi kepulauan masih terdapat tantangan yang dihadapi petugas WIKA dan relawan dalam menyalurkan bantuan ke titik-titik lokasi yang berada di tiga kabupaten/kota karena keterbatasan akses transportasi darat dan laut.

Untuk menuju lokasi perbukitan dan daerah terpincil demi perhatian dan kepedulian BUMN, tim relawan dan WIKA harus menggunakan sepeda motor agar bantuan tersalur tepat sasaran.

Untuk lebih memastikan bantuan tidak tumpang tindih, Posko BUMN yang dikoordinir WIKA serta dibantu tim relawan Komunitas Lokal maupun NGO berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku.

Gerakan BUMN dalam menggalang dana bantuan gempa, bersama komunitas lokal menggelar konser musik malam penggalangan dana di Ambon, menggandeng artis-artis lokal dan generasi muda maluku, berhasil mengumpulkan dana Rp 40 juta.

“BUMN hadir di tengah masyarakat Maluku dalam melalui semua masa-masa sulit seperti sekarang. Ini merupakan kepedulian dan bentuk tanggung jawab sosial kami terhadap masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dari pertumbuhan BUMN,” kata Hambra Samal.(Ambon, N25News)