Rp 2 Miliar untuk Bangun Sekolah di Hualoy-Tomalehu

Deputi Bidang Infrastruktur dan Bisnis Kementerian BUMN RI, Hambra Samal

AMBON- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI akan mengalokasikan angaran Rp 2 miliar untuk membangun gedung sekolah di Negeri Hualoy dan Tomalehu, Kabupaten Seram Bagian Barat.

“Persisnya belum kita pastikan berapa. Namun diperkirakan alokasinya sekitar Rp 2 miliar,” kata Deputi Bidang Infrastruktur dan Bisnis Kementerian BUMN RI, Hambra Samal, kepada wartawan usai menyampaikan kuliah umum, di Aula Politeknik Negeri Ambon, Selasa (30/7/19).

Menurut Hambra, BUMN tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Seram Bagian Barat terkait pembangunan gedung sekolah tersebut. Karena mereka juga menganggarkan dalam APBD.

“Kita tinggal menunggu penegasan dari bupati, apa yang mau dilakukan oleh BUMN. Harus ada sinkronisasi, karena pemda juga sudah menyiapkan anggaran,” ujarnya.

Terkait rencana pembangunan sekolah di Hualoy dan Tomalehu tersebut, Hambra menepis berbagai isu yang menyebut Bupati Seram Bagian Barat, Yasin Payapo menolak bantuan dari BUMN. Menurutnya, kepala daerah terkait tidak pernah menolak, malah merespons dengan baik tawaran tersebut.

“Kita sudah berbicara dengan tim bupati. Program pembangunan yang rencana dilakukan BUMN samasekali tidak ditolak. Itu hanya miskomunikasi. Tidak ada masalahmungkin bahasa media saja,” katanya.

Dia mengaku, setelah mengadakan pertemuan pada pekan kemarin, dan telah mengetahui yang disiapkan Pemerintah Seram Bagian Barat itu diperuntukkan bagi bangunan hancur, yang direnovasi oleh BUMN bangunan yang masih berdiri.

BUMN juga sudah menyiapkan buku-buku, budgetnya Rp 200 juta. Bantuan buku-buku ini nantinya akan diserahkan BUMN ke siswa-siswi SD dan SMP di sana.

“Secara teknis kita sedang koordinasikan dengan pemda sehingga nanti sama-sama melakukan pekerjaan tersebut,” katanya.

Selain sekolah, BUMN juga akan membantu pembuatan kolam renang di SMA Negeri Latu dan juga kubah Masjid.

“Untuk kolam renang, kakan didistribusi semen sementara kubah Masjid, disiapkan sekitar Rp 100 juta,” katanya(dikutip dari Berandaterkini.com)