Hambra Samal Beri Kuliah Umum di Ambon

Kuliah Umum di Aula Politeknik Ambon

AMBON- Deputi Bidang Infrastruktur dan Bisnis Kementerian BUMN RI, H.Hambra Samal memberikan kuliah umum tentang Revolusi industri 4.0 kepada ratusan mahasiswa Politeknik (Poltek) Negeri Ambon, yang bertemakan “Tantangan dunia pendidikan menghadapi revolusi Industri 4.0 suatu langkah strategis menuju pembangunan dan penyiapan SDM Maluku unggul”. Kuliah umum digelar pada Aula kampus Poltek Ambon, Selasa (30/7/2019)

Kuliah umum tersebut, menghadirkan empat narasumber, Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu tentang guncangan dunia pendidikan di era industri 4.0 bagaimana tantangan dan kesiapan dunia pendidikan Maluku, Ketua Komisi D DPRD Provinsi Maluku yang juga Anggota DPR-RI terpilih, Saadiah Uluputtu, Ketua Yayasan BUMN Hadir untuk Negeri, Harjawan Balaningrath dengan kuliah umum berjudul Peran BUMN sebagai agen of development serta partisipasinya dalam menopang dunia pendidikan dan Plt.Kepala Bappeda Provinsi Maluku, Djalaludin Salampessy materi tentang Road Map, Strategi kesiapan Pemerintah Provinsi Maluku menghadapi revolusi industri 4.0.

Direktur Poltek Ambon, Dady Mairuhu menyatakan, Revolusi industri 4.0 adalah suatu tantangan dan guncangan yang tak dapat dihindari, termasuk dalam dunia pendidikan saat ini.

Dari sisi pendidikan, pihaknya berkewajiban untuk mempersiapkan mahasiswa yang adalah pemuda dan pemudi di Maluku untuk masuk dalam revolusi industri, dengan segala bentuk persiapan kurikulum yang akan disesuaikan dengan tantangan-tantangan dalam era mendatang.

Sangat diharapkan, dari kuliah umum, dapat menjadi perhatian bersama  pemuda, mahasiswa serta dosen untuk bagaimana menyambut revolusi 4.0 kedepan.

Senada dengan itu, Deputi Bidang Infrastruktur dan Bisnis Kementerian BUMN RI, H.Hambra Samal menyebutkan, BUMN merupakan sumber talenta yang cukup mumpuni, terutama soal proses pembangunan dan pertumbuhan, kita sharing buat masukan kepada mahasiswa dan kampus menyonsong Revolusi Industri 4.0 sekaligus sebagai upaya merancang kemampuan masyarakat dan pemuda di Maluku ini. (FM-08)