Hambra Samal Resmikan Sapras di Seram Bagian Barat

SERAM- Deputi Infrastruktur dan Bisnis Kementerian BUMN RI, Hambra Samal meresmikan proyek pembangunan sarana air bersih di Dusun Wayasel, Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Senin (12/8/2019).

Dalam sambutannya, Hambra mengatakan, Kementerian BUMN mempunyai beberapa program unggulan dalam memperingati Natal dan Tahun Baru untuk 15 kota yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk Maluku.

Menurut Hambra, dalam bulan Ramadan atau menjelang bulan Ramdan, Kementerian BUMN  menggagas program-program pembinaan keagamaan dan bantuan kemanusiaan di seluruh wilayah Indonesia.

“Perayaan Natal dan Tahun Baru, 2018 lalu, ada program-program buat masyarakat yang dicanangkan BUMN. Misalnya di Ambon, ada bantuan kepada gereja, panti asuhan, sekolah negeri maupun swasta. Di Pulau Seram juga, kami mengadakan bantun tersebut,” katanya.

Dikatakan, tahun lalu menjelang Natal, warga menghubungi Kementerian BUMN untuk meminta bantuan. Di antaranya, bantuan air bersih di Wayasel dan tambatan perahu di Dusun Katapang, Desa Lokki.

“Tiga hari sebelumnya kami minta mereka menyiapkan proposal, sembari BUMN melakukan pra tinjau lapangan. Tujuan kami untuk memastikan, layak atau tidak dibantu,” ujar Hambra.

Dijelaskan, jika BUMN sudah turun langsung untuk memberikan bantuan, berarti masyarakat sangat membutuhkan bantuan tersebut.

Ditambahkannya, sebelum memberikan bantuan, lebih awal diverifikasi, BUMN apa saja yang akan diberi wewenang untuk bertanggungjawab terhadap program yang akan dialokasikan.

“Khusus air bersih, saya langsung menelpon Pak Maryanto selaku Ketua Himbara untuk meresponnya. Saya bilang, ada masyarakat yang membutuhkan air bersih dan Maryanto langsung menyanggupinya,” katanya.

Himbara adalah Himpunan Bank-Bank Negara seperti Mandiri, BRI, BNI dan BTN. Ssetelah Himbara melakukan survei lokasi, ternyata di Wayasel warga sangat membutuhkan air bersih dan layak untuk dibantu.

“Prosesnya berjalan lancar. Begitupun jembatan dermaga di Dusun Katapang,” katanya.

Hambra mengisahkan,  jembatan dermaga di Katapang, merupakam program yang diinisiasi oleh teman-temannya di BUMN. Saat itu mereka selesai meninjau lokasi ferry di wilayah Papora Desa Luhu, dan hendak kembali ke Piru untuk melanjutkan perjalanan ke Ambon.

Lantaran melintasi Dusun Katapang, kata Hambra, ia lalu menyinggahi wilayah tersebut untuk berziarah ke makam orang tuanya.

“Kebetulan itu kampung saya, lalu mampir untuk ziarah ke makam ibu. Di sana, teman-teman melihat jembatan dermaga Katapang yang rusak. Kata teman-teman, Pak Hambra mengkoordinir bantuan ke seluruh Indonesia, kok jembatan di kampung sendiri semraut kayak gini. Saya baru kaget. Ini seperti pepatah semut di seberang lautan keliatan, tapi gajah di depan mata malah gak kelihatan, ” ujarnya.

Terkait hal itu, pihaknya berkoordinasi dengan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Maluku dan Pelindo IV untuk membangun jembatan dermaga tersebut.

Pada sisi lain, dia juga mengajak masyarakat bekerjasama dengan BUMN, terutama menjaga seluruh aset milik BUMN. “Saya imbau kepada saudara-saudara, tolong perhatikan BUMN, tolong jaga aset-aset BUMN dan lainnya,” pintanya.

Rangkaian kegiatan

Selain peresmian sarana air bersih di Dusun Wayasel, BUMN Hadir Untuk Negeri juga menyerahkan buku-buku kurikulum 13 untuk guru dan siswa yang sekolah mereka yang terbakar di Negeri Hualoy dan Tomalehu, akibat konflik, di kecamatan Amalatu, Februari 2019 lalu.

Menurut informasi, pasca pertemuan antara pemerintah dengan BPD Negeri Hualoy-Tomalehu, di Kantor Bupati, Rabu (24/7/2019), hingga kini BUMN masih menunggu disposisi Pemerintah Daerah Seram Bagian Barat, guna memastikan tidak terjadi tumpang tindih penganggaran untuk pembangunan gedung sekolah.

Sementara hasil koordinasi teknis antara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten, Kepala Dinas PU, Penjabat Negeri Hualoy dan Tomalehu serta Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri di Ambon, Senin (29/7/2019), telah disepakati pemerintah daerah akan membangun sekolah yang roboh akibat konflik, sedangkan Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri akan merenovasi bangunan sekolah yang mengalami rusak berat dan ringan.

“Terkait penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara BUMN bersama pemerintah kabupaten, pemerintah dua negeri Hualoy dan Tomalehu untuk merenovasi sekolah-sekolah yang terbakar, hingga kini belum bisa dilakukan, karena masih menunggu disposisi dari pemerintah kabupaten,”

Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri juga memberi bantuan berupa 1.000 sak semen tonasa dari PT Semen Tonasa Indonesia untuk pembangunan kolam renang SMA Negeri 3 Kairatu, di Desa Latu.

Selain itu juga dilakukan penyerahan pekerjaan pembangunan dermaga Dusun Katapang oleh PT Jasa Raharja kepada Pemerintah Dusun Katapang sepanjang 120 meter. Dan untuk 80 meter sisanya, akan dikerjakan oleh PT Pelindo IV.

Pantauan di lokasi, BUMN juga menyerahkan bantuan buku bacaan kepada Rumah Inspirasi Desa Iha.

Anggaran

Hambra juga mengaku, pada 21 Desember 2018 lalu, BUMN bersinergi menyalurkan Rp 21,4 miliar di Maluku, yang tersebar pada beberapa kabupaten kota, termasuk di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Bantuan tersebut, kata dia, diperuntukkan kepada anak yatim di beberapa panti asuhan di Ambon, rumah-rumah ibadah, pembangunan fasilitas masyarakat seperti air bersih, dan sekolah.

Sementara Ketua Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri, Harjawan Balaningrath mengatakan, bantuan CSR yang diberikan bertujuan untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas sarana fasilitas umum, pendidikan dan sosial di Maluku.

“Ini sebagai wujud dan komitmen BUMN dalam mendorong terciptanya keadilan sosial dan mendukung penguatan peran BUMN sebagai agen of devloment,” katanya.

Kegiatan ini dihadiri Deputi Bidang Infrastruktur Ekonomi dan Bisnis Kementerian BUMN RI, Hambra Samal, Ketua Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri, Harjawan Balaningrath, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Maluku, M Iqbal Hasanuddin, Genaral Manager PT Pelindo 4, Ady Sutrisno, Kepala Cabang (Himbara) Maluku, Maryanto, dan Kepala Cabang PT Semen Tonasa Cabang Maluku, Wellem Ariance. (Dikutip dari Berandaterkini.com)