Ini Alasan Vaksin Covid-19 Diutamakan Untuk Usia 18-59 Tahun

Jakarta – Kementrian Kesehatan (Kemenkes) mengutamakan kelompok usia 18 hingga 59 tahun untuk program vaksinasi Covid-19. Bukan kelompok lanjut usia atau usia kurang dari 18 tahun.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yudianto mengatakan uji klinis vaksin Sinovac, Sinopharm, dan CanSino ini dilakukan pada kelompok usia 18 dan 59 tahun dan tidak memiliki riwayat penyakit berat (komorbid). Keputusan pemberian vaksin pada kelompok – kelompok orang bergantung pada keputusan regulator di masing-masing negara. Seperti halnya di Indonesia.

Pemerintah hadir dalam hal ini. Langkah tersebut adalah demi menjamin keamanan bagi vaksin itu sendiri. Karena alasan keamanan dan efektivitas adalah pertimbangan utama pemberian vaksin kepada masyarakat.

Mayoritas uji klinis fase vaksin Covid-19 yakni Sinovac, Sinopharm, dan Cansino tidak mengikutsertakan orang di bawah 18 tahun sebagai peserta uji klinis.

Menurut Yuri, kelompok terbesar yang terpapar dan jadi pembawa virus Corona terjadi pada rentang usia angkatan kerja yang masih aktif. Salah satu kriteria relawan uji coba Vaksin Sinovac adalah orang dewasa sehat berusia 18-59 tahun.

“Oleh karena itu kami berharap kalo kelompok ini terkendali maka penularan pada kelompok usia di luar ini juga akan bisa kita kendalikan juga dengan baik” paparnya.