Menembus Tantangan Alam dan Resiko Covid-19, Antar Bantuan Ke Masamba

Menyampaikan batuan kepada korban banjir bandang di Masamba, Sulawesi Selatan.

MASAMBA– Sangat dramatis, tim relawan Yayasan BUMN menembus tantangan alam dan resiko Covid-19 dalam mengantarkan bantuan kepada korban banir bandang di wilayah Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Membawa bantuan berupa sembako dan alat kebersihan, tim relawan Yayasan BUMN berangkat dari Rantepao menuju Masamba yang jaraknya 137 km, dan biasanya bisa ditempuh dalam waktu tiga setengah jam. Namun, akibat bencana, jalan tersebut terputus akibat longsor dan tim harus memutar dan jaraknya menjadi 419 km. Ditambah lagi akibat jalan berlumpur, tim relawan baru bisa tiba dilokasi posko utama 20 jam kemudian.

Begitu dramatisnya relawan Yayasan BUMN menempuh perjalanan tersebut, namun karena rasa kemanusiaan, meskipun perjalanan sangat berat, tim relawan Yayasan BUMN akhirnya tiba juga di posko utama dan langsung menyerahkan bantuan yang dibawa. Setelah menyerahkan bantuan sembako ke posko utama di yang berada di Kantor Bupati, tim Yayasan BUMN melanjutkan pembagian sembako ke daerah-daerah yang belum terjangkau oleh posko utama. Salah satunya Desa Petambua sekitar 7 km dari Masamba.

Bencana banjir bandang terjadi  Senin 13 Januari 2020, di Wilayah Masamba Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Data korban banjir bandang per 19 Juli 2020 adalah 1.592 orang, yang selamat 1.543 orang, dalam pencarian 11 orang.

Jenazah yang sudah ditemukan laki-laki 15 orang, perempuan 23 oran. Teridentifikasi 31 orang, sisanya tujuh orang belum teridentifikasi. Tim gabungan SAR dan Potensi SAR yang diterjunkan 1.001 personel.

Data sementara dari BPBD setempat tercatat 14.438 jiwa dari total 3.627 kepala keluarga mengungsi. Sebanyak 4.202 rumah warga ikut terdampak, termasuk sembilan unit sekolah, 13 unit rumah ibadah, rinciannya 12 masjid dan satu gereja.

Salah satu pemicu banjir adalah hujan dengan intensitas tinggi dua hari sebelum bencana. Debit air hujan mengakibatkan sungai Masamba, Rongkang dan Sungai Rada meluap sehingga terjadi banjir bandang. Sungai Salukula meluap dan merendam sejumlah rumah warga. Luapan terjadi akibat pendangkalan sungai karena tertutup material longsor pasca banjir bandang. YBUMN