Rini : 2023 Produksi Mesin Secara Mandiri

Rini Soemarno di PT Barata Indonesia, Surabaya.

JAKARTA- Menteri BUMN, Rini M Soemarno mengatakan ingin memacu perusahaan-perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang manufaktur seperti PT Barata Indonesia, PT Bosma Indra dan lainnya pada akhir 2013 mampu membuat mesin secara mandiri, sebagai bagian dari upaya kemandirian bangsa yang besar.

“Saya ingin agar BUMN bisa membuat mesin secara utuh, bukan cashingnya melainkan inti mesin yang bisa menggerakkan mobil, motor dan kapal,” kata Rini saat meresmikan Workshop Heavy Machining Center PT Barata Indonesia di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (11/9/2019). 

Menurut Rini, setiap perusahaan di bawah kementeriannya khusus yang bergerak di bidang manufaktur untuk mandiri dalam pembuatan mesin. Sebab selama ini hanya fokus pada komponen penggerak atau cashing, dan bukan dalam bentuk utuh.

Rini mengaku, bangga dengan beberapa perusahaan manufaktur BUMN seperti PT Barata Indonesia, PT Bosma Bisma Indra dan lainnya, yang pada awal dirinya menjabat sebagai menteri kondisinya terpuruk atau rugi. Kini, perusahaan-perusahaan tersebut mampu bangkit memproduksi cashing mesin melalui sinergi BUMN dan telah untung.

“Selama ini, ketika kita sudah bisa membuat alat-alat pertanian seperti traktor, namun saat ditanya mesinnya dari mana, mayoritas berasal dari China dan Korea,” kata Rini.

Rini mengaku tidak ingin hal ini terus terjadi ke depannya, sehingga perlu diwujudkan kemandirian dalam pembuatan mesin, dan meminta perbankan nasional mendukung upaya itu, yakni kemandirian permesinan pada perusahaan BUMN. Sekaligus mendorong generasi milenial di BUMN untuk membuat atau memproduksi mesin karya Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Barata Indonesia Oksarlidady Arifin mengatakan, keberadaan Heavy Machining Center (HMC) yang terletak di Gresik adalah bagian upaya menuju kemandirian dan mendukung peningkatan kapasitas produksi perusahaan.

Ia mengatakan, keberadaan workshop tersebut dibutuhkan untuk menyokong kebutuhan perusahaan yang semakin meningkat seiring dengan perkembangan perusahaan. (Dikutip dari Liputan6.com)