Penyerahan Bantuan Covid-19 berupa Mobile Diagnostik Real Time PCR Kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama

Penyerahan Mobile Diagnostic Real Time PCR kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Senin (16/11) di Gedung PBNU, Jl.Kramat Raya, Jakarta.

Penyerahan bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir kepada Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dan dihadiri juga oleh Sekretaris Kementrian BUMN Susyanto, Ketua Yayasan BUMN Harjawan Balaningrath, Dirut PT Indofarma (Persero) Arief Pramuhanto, serta jajaran pengurus PBNU.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan kerja sama Kementrian BUMN dengan NU adalah kerja sama yang tulus untuk bersama-sama membangun negeri khususnya penanganan Covid 19 ini.

“Sesuai dengan strategi besar BUMN ialah tidak hanya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) tetapi juga ekonomi umat itu sendiri. Upaya untuk pemulihan kesehatan dan ekonomi dari kementrian BUMN akan dilakukan semaksimal mungkin bersinergi dengan berbagai pihak.” ungkap Erick.

Mobile Diagnostic Real Time PCR buatan oleh PT Indofarma merupakan bentuk bantuan BUMN dalam hal ini Yayasan BUMN Untuk Indonesia sebagai bentuk bantuan penanganan covid 19 di lingkungan PBNU.

KH Said Aqil Siradj mengatakan kami bersyukur atas pemberian bantuan unit mobil PCR ini karena kita Nadhlatul Ulama (NU) memiliki Tim Satgas Covid-19 berjumlah 200.000 ribu yang tersebar di Indonesia.

“Kami membantu pemerintah dalam penanggulangan wabah Covid-19 ini dengan turun ke lapangan memberikan edukasi, membuka posko darurat, dan lain sebagainya untuk masyakarat. Kita semua  pastinya berharap semoga wabah ini segera berlalu dari negeri ini” ujarnya.

Mobile Diagnostic Real Time PCR didisain untuk pengujian test swab PCR di daerah yang belum terjangkau fasilitas pengujian laboratorium PCR. Dengan adanya mobile lab PCR maka masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan akses pengujian dan mitigasi terhadap upaya penganggulangan covid-19 lebih awal tertangani.

Unit Mobile Lab PCR dilengkapi dengan fasilitas laboratorium swab PCR terstandar baik dari mulai penerimaan sample, pelaksanaan test sampai dengan pelaporan hasil pemeriksaan sesuai dengan standar prosedur penanganan Covid-19 yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Unit mobile juga dilengkapi dengan standar Bio Safety Cabinet Level 2 dan juga safety aid sebagai standar yang direkomendasikan oleh Dinkes Kementerian Kesehatan RI.