Menteri Rini Senang Lihat Ekspansi Bisnis BUMN

Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau ekspor gerbong KA di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

JAKARTA- Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan PT INKA sedang membangun pabrik baru di Banyuwangi Jawa Timur, nantinya bersinergi dengan Pelindo III langsung mengekspor gerbong kereta api dari Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi.

“Ekspor melalui Tanjung Wangi Banyuwangi akan lebih efisien,” kata Rini Soemarno saat meninjau pemuatan gerbong kereta tujuan ekspor ke Bangladesh di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (12/9/2019), melalui keterangan tertulis.

Berdasarkan catatan Pelindo III, sebagai operator pelabuhan ekspor impor tersebut, PT INKA pada tahun ini sudah mengekspor 98 unit gerbong.

Rini mengaku senang bisa melihat langsung perkembangan ekspansi bisnis beberapa BUMN sekaligus. “INKA juga sedang menjajaki pasar ekspor ke negara-negara tetangga, di antaranya ke Filipina. PT Barata sedang mengupayakan akan ekspor boogie (chasis kereta) ke Kanada. Pabrik PT Garam juga sudah sangat bagus, ke depan tidak impor garam lagi,” ungkapnya.


Direktur Utama Pelindo III Doso Agung yang mendampingi kunjungan kerja Menteri BUMN menambahkan bahwa geliat ekspansi pasar dari karya anak bangsa yang diproduksi oleh BUMN harus direspons oleh kesiapan infrastruktur logistik, misalnya pelabuhan.

“Peran pelabuhan dalam memberikan layanan bongkar muat yang efisien dan reliable (handal) sangat penting untuk mendukung efisiensi biaya logistik dan peningkatan daya saing produk nasional. Misalnya yang melalui Pelabuhan Tanjung Perak yaitu PT Barata yang sudah rutin mengekspor boogie sejak 2010. PT INKA mengekspor gerbong kereta. Semoga ke depan lebih banyak lagi ekspor produk nasional,” ujarnya.

Dalam kunjungannya ke lokasi workshop Heavy Machining Center, Rini juga menyaksikan penandatangan kerja sama sinergi sejumlah BUMN, di antaranya yaitu antara Pelindo III, PT LEN, dan PT Barata yang bekerja sama terkait produksi peralatan bongkar muat peti kemas untuk lapangan penumpukan (yard crane) beserta sarana penunjangnya.

Kemudian Pelindo III juga menyepakati nota kesepahaman dengan PT Garam terkait pemanfaatan dan pengembangan Pelabuhan Veem di Tanjung Perak, Surabaya, dan terminal yang berlokasi di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, di ‘pulau garam’ Madura. Pelindo III melalui salah satu anak usahanya, yakni PT Pelindo Marine Service (PT PMS), pada kesempatan tersebut juga meresmikan sinergi dengan PT Dok dan Perkapalan Surabaya (PT DPS). (Dikutip dari Detik.com)