Warga Tanpa NIK Bisa Jalani Vaksinasi Covid-19

Selain Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan peningkatan kapasitas testing-tracing, kunci utama pengendalian wabah COVID-19 adalah vaksinasi. Karena itulah, Kementerian Kesehatan kini semakin mempermudah proses vaksinasi dengan mengizinkan warga tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) ikut serta.

Kemenkes mengimplementasikan izin ini lewat Surat Edaran nomor HK.02.02/III/15242/2021. “Untuk meningkatkan dukungan terkait pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat rentan dan masyarakat lainnya yang belum memiliki NIK,” tutur Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Widyawati, dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (3/8).

Lebih jauh dijelaskan, pelaksanaan vaksinasi untuk kelompok khusus ini dilakukan lewat koordinasi antara Dinas Kesehatan Provinsi, Dinkes Kabupaten/Kota, perangkat daerah terkait, serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat. Bahkan pelayanan vaksinasi dan pencatatan kependudukan bisa dilakukan bersama di satu tempat sehingga dua masalah teratasi sekaligus.

Sedangkan untuk kebutuhan vaksinasi kelompok ini, dijelaskan Widyawati, akan memakai ketersediaan di tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Bila persediaan tidak mencukupi, Dinkes setempat bisa mengajukan usulan kebutuhan vaksin dan logistik ke Kemenkes.