Yayasan BUMN Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir Bandang NTT

Banjir bandang dan tanah longsor akibat hujan deras pada Minggu (4/4/2021) pukul 01.00 WITA melanda sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bencana tersebut mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia serta kerusakan pada pemukiman warga. Pencarian dan evakuasi korban masih dilakukan hingga saat ini.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi mengatakan, hampir seluruh daerah di NTT terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Namun, ada delapan daerah dengan kondisi kerusakan terparah yaitu kabupaten/kota, antara lain Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Alor, Kabupaten Malaka, Kabupaten Sabu Raiju.

Yayasan BUMN Indonesia dalam tanggap bencana darurat banjir bandang di NTT tengah mengirimkan bantuan logistik berupa 2 ton beras, 100 dus mie instant, minyak goreng 100 liter, dan tenda pleton 5 unit.

Bantuan logistik tersebut dikirimkan pada Kamis, 8 April 2021 pukul 13:00 bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut (AL). Dan diberangkatkan menggunakan KRI Semarang 594 dengan titik awal JICT 2 Tanjung Priok sampai lokasi titik akhir Pelabuhan Lewoleba, NTT, Kab. Lewata.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu para korban terdampak di lokasi bencana dan dapat terdistribusi secara tepat sasaran.